Torishima Ingin Pastikan PLTP Berjalan Andal dan Produktif
Last updated: 25 Feb 2026
16 Views

Listrik Indonesia | Jangan tanya soal potensi geothermal di Indonesia. Karena sudah pasti besar dan potensial. Pasalnya Indonesia termasuk negara yang berada di lokasi Cincin Api Pasifik. Di Asia Timur dan Asia Tenggara ada Indonesia, Jepang, Filipina, Taiwan, dan Papua Nugini. Sementara, di wilayah Oseania; Selandia Baru dan Vanuatu masuk dalam lokasi Cincin Api Pasifik.
Potensi geothermal Indonesia sendiri diperkirakan mencapai 40 persen dari potensi panas bumi dunia. Ini menjadikan Indonesia menjadi negara terbesar kedua dalam hal potensi panas bumi. Sayangnya, potensi itu tidak dibarengi oleh pemanfaatannya. Dari potensi sebesar 24.000 MW, baru sekitar 2.500 MW saja kapasitas terpasangnya.
Menurut R Setia Nugraha, Deputy Director PT Torishima Services Indonesia, saat ini pengembangan panas bumi di Indonesia terus didorong dengan berbagai kebijakan pemerintah, peningkatan investasi, dan sejumlah perbaikan regulasi untuk mempercepatnya.
“Energi panas bumi akan menjadi pilar utama transisi energi Indonesia. Dengan dukungan kebijakan yang semakin pro-investasi dan teknologi yang berkembang, dekade 2025-2034 bisa menjadi masa ekspansi besar bagi industri geothermal?di Indonesia,” kata Setia, ketika ditemui di kantornya di kawasan industri MM2100.
Setia juga menjelaskan bahwa PT Torishima Services Indonesia bukanlah perusahaan “kemarin sore” yang bergerak di industri panas bumi. Perjalanan Torishima dalam pengembangan panas?bumi Indonesia dimulai dengan partisipasinya sebagi penyedia pompa khusus untuk PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) tahun 2008 di Kamojang dan Darajat. Selain telah membangun kemitraan yang panjang, kata Setia, hingga saat ini Torishima terus berkomitmen dan mendukung transisi energi.
“Perusahaan kami berkembang dengan melayani jasa service dan maintenance pompa dan turbin. Kita ini fokus pada layanan rotating equipments dengan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan perkembangan kebijakan energi nasional,” jelasnya.
Menurut Setia, Torishima menawarkan pompa khusus untuk di PLTP seperti hot well pump, circulating pump, dan sebagainya. Selain penyediaan pompa, Torishima juga menyediakan jasa service pompa dan turbin untuk mendukung kemajuan sektor energi panas bumi di Indonesia. “Solusi?ini bertujuan untuk memastikan operasional pembangkit listrik tenaga panas bumi berjalan efisien dan efektif,” ungkap Setia.
Dampak Positif
Lantas bagaimana Torishima dapat memberikan dampak yang optimal terhadap efisiensi, keandalan,?dan keberlanjutan produksi PLTP melalui keahliannya dalam produksi pompa dan layanan rekayasa ulang dan peningkatan?
Menurut Setia, pihaknya selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada semua pengguna produk dan jasa Torishima. Misalnya Torishima memproduksi pompa yang dirancang khusus untuk memaksimalkan efisiensi energi. Lalu ada juga tentang layanan rekayasa ulang dan peningkatan (REDU). “Pada layanan ini Torishima akan meninjau spesifikasi pompa yang ada dan merekayasa ulang ulang komponen hidrolik untuk meningkatkan performa,” katanya.
Tak hanya memasok peralatan, Torishima juga menawarkan solusi layanan lengkap untuk memastikan kinerja dan umur panjang yang optimal. Misalnya dengan menyediakan akses ke suku cadang dan solusi inovatif. Selain itu, Torishima juga meyediakan layanan servis turbin. “Layanan ini termasuk perbaikan, pemeliharaan, dan peningkatan turbin,” ujarnya.
Peluang Geothermal
Bukan asal bicara. Pompa dari Torishima sudah lama eksis di sejumlah PLTP dan pembangkit listrik di Indonesia. Selain di Kamojang dan Darajat yang telah beroperasi 17 tahun, hot well pump Torishima dipasang juga di Muara Laboh, Rantau Dadap, Ulubelu, dan sedang dibangun untuk di Wayang Windu, Patuha, dan Salak.
Meski sudah eksis baik, Torishima tetap menatap peluang besar dalam pengembangan geothermal di Indonesia. Untuk itu, kata Setia, Torishima akan melakukan optimasi dan peningkatan unit pembangkit yang sudah ada. “Dengan pengalaman 40 tahun, kami yakin beberapa pembangkit listrik panas bumi di Indonesia berpotensi untuk dioptimalkan,” katanya.
Selain itu, Torishima juga akan meningkatkan keandalan dan pengurangan biaya operasional. Torishima sadar bahwa di industri geothermal, membutuhkan investasi yang tinggi. Bahkan risiko eksplorasi pun menjadi tantangan besar dalam pengembangan panas bumi di Indonesia. Makanya, Torishima terus berupaya menyediakan peralatan dengan teknologi canggih.
Potensi geothermal Indonesia sendiri diperkirakan mencapai 40 persen dari potensi panas bumi dunia. Ini menjadikan Indonesia menjadi negara terbesar kedua dalam hal potensi panas bumi. Sayangnya, potensi itu tidak dibarengi oleh pemanfaatannya. Dari potensi sebesar 24.000 MW, baru sekitar 2.500 MW saja kapasitas terpasangnya.
Menurut R Setia Nugraha, Deputy Director PT Torishima Services Indonesia, saat ini pengembangan panas bumi di Indonesia terus didorong dengan berbagai kebijakan pemerintah, peningkatan investasi, dan sejumlah perbaikan regulasi untuk mempercepatnya.
“Energi panas bumi akan menjadi pilar utama transisi energi Indonesia. Dengan dukungan kebijakan yang semakin pro-investasi dan teknologi yang berkembang, dekade 2025-2034 bisa menjadi masa ekspansi besar bagi industri geothermal?di Indonesia,” kata Setia, ketika ditemui di kantornya di kawasan industri MM2100.
Setia juga menjelaskan bahwa PT Torishima Services Indonesia bukanlah perusahaan “kemarin sore” yang bergerak di industri panas bumi. Perjalanan Torishima dalam pengembangan panas?bumi Indonesia dimulai dengan partisipasinya sebagi penyedia pompa khusus untuk PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) tahun 2008 di Kamojang dan Darajat. Selain telah membangun kemitraan yang panjang, kata Setia, hingga saat ini Torishima terus berkomitmen dan mendukung transisi energi.
“Perusahaan kami berkembang dengan melayani jasa service dan maintenance pompa dan turbin. Kita ini fokus pada layanan rotating equipments dengan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan perkembangan kebijakan energi nasional,” jelasnya.
Menurut Setia, Torishima menawarkan pompa khusus untuk di PLTP seperti hot well pump, circulating pump, dan sebagainya. Selain penyediaan pompa, Torishima juga menyediakan jasa service pompa dan turbin untuk mendukung kemajuan sektor energi panas bumi di Indonesia. “Solusi?ini bertujuan untuk memastikan operasional pembangkit listrik tenaga panas bumi berjalan efisien dan efektif,” ungkap Setia.
Dampak Positif
Lantas bagaimana Torishima dapat memberikan dampak yang optimal terhadap efisiensi, keandalan,?dan keberlanjutan produksi PLTP melalui keahliannya dalam produksi pompa dan layanan rekayasa ulang dan peningkatan?
Menurut Setia, pihaknya selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada semua pengguna produk dan jasa Torishima. Misalnya Torishima memproduksi pompa yang dirancang khusus untuk memaksimalkan efisiensi energi. Lalu ada juga tentang layanan rekayasa ulang dan peningkatan (REDU). “Pada layanan ini Torishima akan meninjau spesifikasi pompa yang ada dan merekayasa ulang ulang komponen hidrolik untuk meningkatkan performa,” katanya.
Tak hanya memasok peralatan, Torishima juga menawarkan solusi layanan lengkap untuk memastikan kinerja dan umur panjang yang optimal. Misalnya dengan menyediakan akses ke suku cadang dan solusi inovatif. Selain itu, Torishima juga meyediakan layanan servis turbin. “Layanan ini termasuk perbaikan, pemeliharaan, dan peningkatan turbin,” ujarnya.
Peluang Geothermal
Bukan asal bicara. Pompa dari Torishima sudah lama eksis di sejumlah PLTP dan pembangkit listrik di Indonesia. Selain di Kamojang dan Darajat yang telah beroperasi 17 tahun, hot well pump Torishima dipasang juga di Muara Laboh, Rantau Dadap, Ulubelu, dan sedang dibangun untuk di Wayang Windu, Patuha, dan Salak.
Meski sudah eksis baik, Torishima tetap menatap peluang besar dalam pengembangan geothermal di Indonesia. Untuk itu, kata Setia, Torishima akan melakukan optimasi dan peningkatan unit pembangkit yang sudah ada. “Dengan pengalaman 40 tahun, kami yakin beberapa pembangkit listrik panas bumi di Indonesia berpotensi untuk dioptimalkan,” katanya.
Selain itu, Torishima juga akan meningkatkan keandalan dan pengurangan biaya operasional. Torishima sadar bahwa di industri geothermal, membutuhkan investasi yang tinggi. Bahkan risiko eksplorasi pun menjadi tantangan besar dalam pengembangan panas bumi di Indonesia. Makanya, Torishima terus berupaya menyediakan peralatan dengan teknologi canggih.
Related Content
Kehadiran TORISHIMA di IIGCE 2025 menegaskan langkah nyata perusahaan dalam membangun masa depan energi hijau. Dengan pengalaman panjang, teknologi teruji, dan komitmen kuat manajemen, TORISHIMA optimistis terus menjadi mitra strategis dalam mendukung transisi energi berkelanjutan di Indonesia.
5 Jan 2026

